Bojonegoro – Himpunan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling (HIMA BK) FKIP UNUGIRI menyelenggarakan kegiatan Seminar Bimbingan dan Konseling (BK) dan Buka Bersama pada Kamis, 26 Februari 2026 bertempat di Auditorium Hasyim Asy’ari Lantai 3 UNUGIRI. Kegiatan ini dimulai pukul 15.00 WIB hingga selesai dan diikuti oleh mahasiswa serta peserta umum dengan penuh antusias.
Seminar ini mengangkat tema “Quarter Life Crisis & Ramadan: Menemukan Arah Hidup dengan Hati Tenang.” Tema tersebut dipilih sebagai bentuk kepedulian terhadap fenomena quarter life crisis yang banyak dialami oleh generasi muda, khususnya mahasiswa, serta bagaimana menyikapinya secara bijak dengan pendekatan psikologis dan spiritual di bulan Ramadan. Kegiatan ini menghadirkan Ibu Nabila Fuadina, M.Pd sebagai pemateri dengan moderator Pepbelia Veronyca.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Naura Amalia Putri, yang menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja sama mempersiapkan kegiatan, kepada narasumber yang telah berkenan berbagi ilmu, serta kepada seluruh peserta yang telah hadir. Ia berharap seminar ini dapat memberikan wawasan baru dan manfaat bagi peserta dalam memahami serta menghadapi quarter life crisis dengan lebih bijak, terutama di momentum Ramadan.
Selanjutnya, Ketua HIMA BK, Siti Khanifah, menyampaikan apresiasi kepada panitia atas terselenggaranya kegiatan seminar ini sebagai salah satu bentuk program pengembangan akademik mahasiswa. Ia menekankan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting bagi mahasiswa BK untuk menambah wawasan serta memperkuat pemahaman mengenai berbagai isu psikologis yang sering dialami oleh generasi muda. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kaprodi Bimbingan dan Konseling, Riski Putra Ayu Distira, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang diselenggarakan oleh HIMA BK. Beliau menegaskan bahwa mahasiswa BK perlu terus mengembangkan wawasan keilmuan dan meningkatkan kepekaan terhadap berbagai permasalahan psikologis yang terjadi di masyarakat, termasuk fenomena quarter life crisis yang kerap dialami oleh generasi muda. Beliau juga berharap kegiatan seminar seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai wadah pengembangan akademik mahasiswa sekaligus bentuk kontribusi kepada masyarakat.
Sementara itu, Wakil Dekan FKIP, Mohammad Fathoni, M.Pd, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada HIMA BK dan seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan seminar dengan baik. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan akademik seperti seminar merupakan sarana penting dalam memperluas wawasan mahasiswa serta meningkatkan kompetensi di bidang keilmuan. Ia juga berharap para peserta dapat mengambil banyak manfaat dari materi yang disampaikan serta menjadikan kegiatan ini sebagai motivasi untuk terus berkembang, baik secara akademik maupun pribadi.
Setelah rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi seminar oleh narasumber yang membahas fenomena quarter life crisis serta cara menyikapinya dengan lebih tenang dan bijak. Kegiatan berlangsung dengan interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara pemateri dan peserta. Acara kemudian ditutup dengan kegiatan buka bersama, yang menjadi momen kebersamaan untuk mempererat silaturahmi antara mahasiswa, dosen, serta seluruh peserta yang hadir.
Secara keseluruhan, kegiatan Seminar BK dan Buka Bersama ini berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme, serta diharapkan dapat memberikan manfaat bagi peserta dalam memahami tantangan kehidupan di masa muda sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di bulan Ramadan.
